26.11.19

Kenapa Renovasi Rumah Dilakukan















Ada banyak pertimbangan kita melakukan renovasi rumah. Tentunya setiap orang memiliki latar belakang masing-masing terkait mengapa mereka perlu melakukan renovasi.

Berikut ini, pertimbangan yang umum dilakukan orang saat melakukan renovasi rumah.

1. Bertambahnya Anggota Rumah
Misal, saat membeli rumah type 36 m2, dimana rumah tipe ini sangat cocok dimiliki oleh keluarga kecil. Namun dengan semakin bertambahnya anggota keluarga, semisal anak sudah semakin besar dan perlu ruangan sendiri serta akan lahir baby baru. Maka jika tetap menggunakan rumah yang ada akan semakin sempit. Oleh karena itu perlu dilakukan renovasi berupa pelebaran atau peningggian rumah agar anggota keluarga baru nyaman menggunakannya.

2. Modelnya Sudah Jadul
Alasan berikutnya adalah rumah yang lama sudah kelihatan jadul. Seiring dengan semakin stabilnya pendapatan dan semakin ingin tampil lebih modis, maka pemilik rumah ingin melakukan upgrade rumah lebih modern dan lebih besar. Biasanya kondisi bangunan rumah, semakin lama semakin ketinggalan jaman modelnya.

3. Rumah Sudah Aus
Alasan berikutnya adalah rumah sudah tak layak huni. Atap banyak yang bocor, pintu dan jendela sudah tak berfungsi layak. Dinding sudah kusam banyak goresan dan gambar anak-anak. Hal demikian bisa dikatakan rumah sudah dalam kondisi aus atau mendekati rusak. Dalam kondisi seperti ini biasaya pemilik rumah ingin rumahnya diperbaiki agar nyaman ditempati.

4. Mengembangkan Investasi
Ada juga yang melakukan renovasi pelebaran atau peninggian sebagai bentuk investasi properti. Pemilik rumah ingin menyimpan uangnya dalam bentuk investasi rumah yang jika dijual akan naik harganya melalui proses renovasi yang lebih cocok dengan kebutuhan pasar.

5. Rumah Mau Dijual
Ada juga yang melakukan renovasi rumah agar rumah mudah dijual. Dengan model dan bentuk yang lebih baru membuat daya tarik tersendiri bagi pembeli untuk membeli rumah tersebut.

Demikian, 5 alasan kenapa orang melakukan renovasi rumah. Anda melakukan renovasi dengan dasar apa ?